simple hit counter

Pengobatan Anemia Berikut Penyebabnya

Pengobatan anemia bisa dilakukan dengan memakan makanan yang mengandung zat besi tinggi atau dengan minum obat penambah darah. Karena anemia adalah keadaan dimana jumlah sel darah merah dalam darah berada dalam posisi dibawah normal. Orang bisa dikatakan kekurangan sel darah merah dihitung dari jumlah hemoglobin. Hemoglobin adalah elemen utama penyusun sel darah merah dimana elemen ini sangat kaya akan zat besi dan berfungsi untuk membantu sel darah merah dalam mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh yang diambil dari paru-paru. jika kita memiliki hemoglobin yang berada dibawah normal ini akan mengurangi jumlah asupan oksigen yang diedarkan. Akibatnya tubuh kekurangan oksigen dan kita merasa lelah, lemas seperti gejala anemia pada umumnya. Anemia yang parah dan menahun memiliki kadar hemoglobin 5 gr/dl, hal dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, otak dan organ tubuh lainnya. Bahkan jika penyakit ini sudah pada tahap akhir bisa menyebabkan kematian bagi penderita.

Sebelum kami menjelaskan tentang pengobatan anemia akan lebih baik jika kita mengetahui apa penyebabnya.Anemia adalah penyakit kurang darah, hal ini bisa terjadi karena hilangnya darah (akibat kecelakaan, dll), kurangnya produksi sel darah merah, dan cepatnya kerusakan sel darah merah yang tidak pada normalnya. Selain itu juga bisa disebabkan oleh :

Pengobatan anemia

1. Banyaknya darah yang dikeluarkan saat menstruasi

Wanita memang rawan terhadap anemia, terutama pada saat menstruasi, hal ini disebabkan oleh banyaknya darah yang dikeluarkan lebih-lebih jika darah yang dikeluarkan terlalu banyak.

2. Kehamilan
Bagi wanita hamil vitamin penambah darah sangat dianjurkan oleh dokter, hal ini disebabkan oleh janin yang ada dalam tubuh menyerap zat besi yang ada pada ibu. Zat besi ini berfungsi untuk mambantu pertumbuhan janin.

3. Penyakit tertentu
Ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan timbulnya anemia. Penyakit ini adalah penyakit yang berhubungan dengan adanya pendarahan pada bagian tubuh tertentu. Misalnya gastritis, radang usus buntu dll.

4. Obat-obatan tertentu
Ada beberapa obat yang dapat menyebabkan anemia. Yaitu obat-obatan yang menyebabkan pendarahan pada lambung seperti aspirin, obat anti inflamasi dll. Selain pendarahan ada juga obat yang memberikan efek samping dalam penyerapan zat besi dan vitamin yang kurang maksimal. Obat-obatan ini adalah obat anti arthritis, pil KB, antacid, dll.

5. Operasi
Ada operasi yang bisa memicu terjadinya anemia. Misalnya operasi pengangkatan sebagian atau seluruh lambung. Efek dari operasi ini adalah tubuh kurang dalam menyerap zat besi dan vitamin B12 sehingga bisa mengakibatkan terjadinya anemia.

6. Penyakit radang kronis
Ada beberapa penyakit radang kronis yang bisa memicu terjadinya anemia. Misalnya Penyakit lupus, arthritis, reumatik, penyakit ginjal, masalah pada kelenjar tiroid, kanker tertentu, dan adanya penyakit lain yangdapat mempengaruhi proses pembentukan sel darah merah, hal inilah yang menyebabkan anemia.

7. Kekurangan zat besi
Kekurangan zat besi, vitamin B12, asam folat dan vitamin C juga dapat menyebabkan anemia karena unsur-unsur ini berfungsi untuk membantu dalam pembentukan sel darah merah. Maka dari itu makanlah makanan yang banyak mengandung unsur-unsur tersebut.

Gejala anemia yang paling Nampak adalah penderita akan penderita tampak lelah, pucat dan tidak bertenaga. Jika anda mengalami gejala gejala anemia atau mungkin orang di sekitar anda melihat anda kurang bersemangat, segeralah periksankan diri ke dokter dan konsultasi, dokter akan bertanya makanan apa yang paling anda suka dan sering makan serta obat-obatan apa yang sedang anda konsumsi. Setelah itu dokter akan melakukan pemeriksaan fisik terhadap anda. Jika hal itu dirasa belum cukup pemeriksaan akan dilanjutkan dengan diagnosa darah dan pemeriksaan penunjang lainnya hingga anda dinyatakan positif mengidap anemia dan apa yang menyebabkannya. Hal ini dilakukan karena penanganan terhadap anemia akan disesuaikan dengan apa penyebabnya. Jika karena kekurangan zat besi, dokter akan memberi anda suplemen penambah zat besi yang biasanya dalam bentuk tablet dan sirup. Jika karena pasca operasi gastrektomi, dokter akan memberikan suplemen penambah darah secara intramuscular atau intravenal. Untuk memastikan penderita sembuh dan pulih biasanya memerlukan waktu sekitar 6-8 minggu pasca penanganan. Meskipun dokter telah melakukan penanganan terhadap anda, asupan suplemen zat besi akan tetap diberikan untuk menjaga kondisi tubuh anda, pada masa ini anda akan mengeluarkan tinja berwarna hitam, karena efek dari suplemen yang anda konsumsi. Jika anemia disebabkan oleh efek dari penyakit tertentu maka teknik pengobatannya bisa dengan cara menyembuhkan dahulu sumber penyakitnya (penyakit utama). Jika anda mengalami gejala-gejala seperti denyut jantung cepat, nafas tersengal dan pingsan ada kemungkinan ini disebabkan oleh anemia kronis, hal ini harus segera mendapatkan penanganan, biasanya dengan transfusi darah.

Selain melakukan pengobatan anemia kita juga bisa melakukan pencegahan,Berikut ini adalah tips-tips agar terhindar dari anemia

 

1. Pengobatan anemia dengan mengkonsumsi buah yang banyak mengandung vitamin C
Vitamin C berfungsi untuk membantu tubuh dalam penyerapan zat besi. Buah-buahan yang banyak mengandung vitamin ini adalah jambu, sirsak, anggur dan papaya, dll.

2. Pengobatan anemia dengan berhati-hati dalam penggunaan obat
Obat-obatan tertentu juga bisa menimbulkan anemia karena penggunaan obat tanpa resep dokter bisa saja menyebabkan iritasi pada lambung. Obat-obatan itu adalah obat anti inflamasi, selain itu ada juga obat seperti aspirin dan ibuprofen. Tetapi jika anda memang menderita suatu penyakit dan memerlukan obat itu sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter agar anda mendapatkan obat pengganti dengan fungsi yang sama.

3. Pengobatan anemia dengan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi
Makan makanan yang banyak mengandung zat besi memang bagus terutama bagi wanita hamil karena janin dalam kandungan memerlukan zat besi untuk membantu dalam proses pertumbuhan. Makanan yang banyak mengandung zat besi adalah daging, ayam ikan, zat besi pada makanan ini merupakan zat besi yang paling mudah diserap. Untuk sayuran,buah-buahan, sereal tertentu, telur, kacang-kacangan merupakan makanan yang mengandung zat besi namun sulit untuk diserap tubuh, maka dari itu untuk mempermudah penyerapannya kita bisa mencampurnya dengan daging, ayam atau ikan dan buah-buahan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk, apel dll.

4. Pengobatan anemia dengan melakukan diet sehat
Jika anda memang ingin menjalankan program diet sebaiknya lakukan dengan diet sehat, jangan sampai tubuh ideal yang anda inginkan berubah menjadi penyebab anemia. Kebanyakan orang melakukan diet hanya makan sayur dan buah tetapi mereka tidak menghitung berapa kandungan vitamin dan mineral yang seharusnya kita konsumsi agar semuanya seimbang. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia karena vitamin ini sangat bermanfaat untuk membentuk sel-sel tubuh, sedangkan vitamin B12 banyak terdapat pada hewani. Maka dari itu konsultasi dokter sangat dianjurkan agar diet yang kita jalankan sukses dan asupan gizi juga terpenuhi, kalau memang diperlukan suplemen yang mengandung vitamin B12, maka konsumsi saja selama itu tidak membahayakan.

5. Pengobatan anemia dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat
Untuk mencegah anemia kita memang disarankan untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi, selain zat besi asam folat juga bisa membantu terutama bagi wanita hamil. Kebutuhan zat besi dan asam folat wanita hamil sangat banyak maka dari itu perlu ditunjang dengan konsumsi suplemen.

6. Pengobatan anemia dengan menghindari suplemen dosis tinggi
Zat besi memang diperlukan oleh tubuh. Ada sebagian orang yang terus mengonsumsi suplemen zat besi meskipun sebenarnya mereka tidak mempunyai keluhan terhadap anemia, hal ini sangat membahayakan karena bisa menyebabkan konstipasi sehingga tinja berubah menjadi hitam. Selain itu konsumsi suplemen zat besi dengan dosis tinggi bisa menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan dan pendarahan. Jadi hindari konsumsi zat besi secara berlebihan dan konsultasikan dengan dokter jika memang diperlukan adanya pengobatan anemia.

error: Content is protected !!
Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan Kembali